Berita 21 Aug 2026 6 Dilihat

Pelatihan Strategi Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Desa Bantarwuni

Website Resmi Desa Bantarwuni

Pelatihan Strategi Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Desa Bantarwuni

Informasi Berita
Narasumber:
Andi Dwi Riyanto, M.Kom
Kategori: Kegiatan Desa / UMKM
Tanggal: Rabu, 12 Agustus 2026
Lokasi: Balai Desa Bantarwuni
Peserta: Pelaku UMKM Desa Bantarwuni
Kegiatan: Sosialisasi dan Pelatihan Pemasaran Digital

Desa Bantarwuni – Dalam rangka meningkatkan kemampuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memanfaatkan teknologi digital, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan strategi pemasaran digital bagi UMKM Desa Bantarwuni.
Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya memanfaatkan media digital untuk memperkenalkan produk, menjangkau konsumen yang lebih luas, serta meningkatkan daya saing produk lokal.
Perubahan pola hidup masyarakat membuat teknologi digital semakin dekat dengan aktivitas sehari-hari, termasuk dalam mencari dan membeli produk. Konsumen saat ini cenderung mencari produk melalui smartphone, melihat ulasan sebelum membeli, serta tertarik pada foto dan konten promosi yang menarik.
Oleh karena itu, pelaku UMKM perlu mulai membangun identitas produk, kontak usaha yang jelas, serta kehadiran di media digital agar lebih mudah ditemukan dan dihubungi oleh calon pelanggan.

Menentukan Keunggulan Produk (USP)
Salah satu materi utama dalam pelatihan adalah mengenai Unique Selling Proposition (USP) atau nilai jual utama produk.
USP merupakan keunggulan yang membuat sebuah produk berbeda dan lebih mudah diingat oleh konsumen. Pelaku UMKM diajak untuk menggali keunggulan yang dimiliki produknya, seperti produk yang sehat dan alami, dibuat secara rumahan (homemade), atau menggunakan bahan dari petani lokal.
 Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya membuat nama dan slogan produk yang menarik dengan menonjolkan jenis produk, nama pemilik/brand, serta keunggulan utama produk.

Pemanfaatan WhatsApp Business
Peserta juga diperkenalkan dengan WhatsApp Business sebagai salah satu sarana utama untuk mendukung kegiatan pemasaran. WhatsApp Business dapat digunakan untuk membuat profil bisnis, menampilkan katalog produk, menyediakan pesan otomatis dan balasan cepat, serta mempermudah pelanggan memperoleh informasi produk.
Selain itu, peserta diberikan strategi penggunaan WhatsApp Story, termasuk pemanfaatan waktu tertentu untuk mengunggah konten promosi dan menjaga keseimbangan antara konten jualan dengan konten lainnya.

Mengenal Media Sosial untuk Promosi
Pelaku UMKM juga dikenalkan dengan karakteristik beberapa platform media sosial:
1. Facebook dapat dimanfaatkan sebagai sarana pemasaran untuk menjangkau konsumen lokal, ibu rumah tangga, maupun calon pembeli grosir.
2. Instagram dapat digunakan sebagai etalase visual untuk menampilkan produk melalui foto dan tampilan katalog.
3. TikTok dapat dimanfaatkan untuk membuat konten yang lebih kreatif dan autentik mengenai produk maupun proses produksinya.

Pentingnya Foto Produk
Dalam pemasaran digital, tampilan produk menjadi salah satu faktor penting untuk menarik perhatian konsumen. Peserta diberikan tips mengenai pembuatan foto produk, antara lain menggunakan pencahayaan yang baik, latar belakang yang bersih, sudut pengambilan gambar yang tepat, serta memastikan foto memiliki resolusi yang cukup agar detail produk terlihat jelas.

Pemanfaatan AI untuk Membantu Promosi
Salah satu bagian praktik dalam pelatihan adalah pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk membantu kegiatan pemasaran. Peserta diperkenalkan dengan penggunaan AI untuk:
1. Menentukan USP produk.
2. Menentukan jalur penjualan dan strategi promosi.
3. Membuat konten gambar promosi.
4. Membuat caption pemasaran.
5. Membuat storyboard video promosi.
6. Membantu membuat konten video untuk media sosial.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pelaku UMKM Desa Bantarwuni dapat semakin memahami pentingnya pemasaran digital dan mampu memanfaatkan berbagai platform digital secara lebih optimal untuk memperkenalkan serta memasarkan produk mereka.

Melalui pemanfaatan teknologi digital, UMKM Desa Bantarwuni diharapkan semakin dikenal, memiliki daya saing yang lebih baik, dan mampu memperluas jangkauan pemasaran produknya.

Tulis Komentar