SEJARAH DESA BANTARWUNI
Sejarah Desa
Desa Bantarwuni, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, merupakan desa yang telah berkembang melalui perjalanan pemerintahan dan pembangunan yang cukup panjang. Berdasarkan sejarah desa, pada masa awal Desa Bantarwuni dipimpin oleh Ki Bangsamenggala, kemudian dilanjutkan oleh Ki Jaya dan Ki Darim. Setelah Ki Darim meninggal dunia, dilaksanakan pemilihan kepala desa pertama di Desa Bantarwuni.
Pemilihan tersebut diikuti oleh Ki Wiryosudarmo dan Ki Wito, dengan perolehan suara terbanyak diraih oleh Ki Wiryosudarmo. Beliau kemudian memimpin Desa Bantarwuni pada periode 1942–1988.
Perkembangan Desa pada Masa Ki Wiryosudarmo
Pada masa kepemimpinan Ki Wiryosudarmo, beberapa pembangunan mulai dilaksanakan di Desa Bantarwuni, antara lain:
1. Pembangunan jalan protokol yang permanen.
2. Pembagian wilayah Rukun Kampung (RK).
3. Pembangunan 2 sekolah dasar dan 1 sekolah TK.
4. Masuknya jaringan listrik PLN ke Desa Bantarwuni.
5. Pembangunan Balai Desa dan Kantor Kepala Desa.
6. Pembuatan lapangan desa sebagai sarana olahraga.
Kepemimpinan Ibu Rochyati
Setelah masa kepemimpinan Ki Wiryosudarmo berakhir, pada tahun 1989 dilaksanakan pemilihan kepala desa kedua. Pemilihan tersebut diikuti oleh Ibu Rochyati, Bapak Darnuji, dan Bapak Komarudin, dengan Ibu Rochyati memperoleh suara terbanyak.
Pada masa kepemimpinan Ibu Rochyati, Desa Bantarwuni mengalami sejumlah perkembangan, antara lain:
1. Pengaspalan jalan protokol.
2. Penataan kelembagaan desa.
3. Peningkatan sarana dan prasarana keagamaan.
Ibu Rochyati kemudian kembali terpilih dalam pemilihan kepala desa berikutnya dan memimpin Desa Bantarwuni pada periode 1999–2006. Pada periode tersebut, beberapa perkembangan yang dilakukan meliputi:
1. Pengaspalan jalan protokol.
2. Pengecoran jalan melalui program PPK.
3. Pembuatan talud jalan.
4. Pembuatan DAM.
5. Penguatan kapasitas kelembagaan desa.
6. Penataan wilayah menjadi 2 dusun.
7. Penyadaran masyarakat mengenai pentingnya pelunasan PBB.
8. Pembangunan kios desa sebagai salah satu upaya penambahan PAD.
Kepemimpinan Bapak Darsito
Setelah masa jabatan Ibu Rochyati berakhir, pada tahun 2007 dilaksanakan pemilihan kepala desa yang diikuti oleh Bapak Bambang Suprapto dan Bapak Darsito. Bapak Darsito memperoleh suara terbanyak dan memimpin Desa Bantarwuni untuk periode 2007–2013.
Pada masa kepemimpinannya, beberapa pembangunan yang dilakukan antara lain:
1. Pengerasan jalan setapak lingkungan RT.
2. Drainase jalan desa.
3. Pembangunan Kantor Kepala Desa secara bertahap.
4. Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni.
5. Berbagai kegiatan yang didukung melalui program PNPM Mandiri Perkotaan.
Kepemimpinan Bapak Sodikin
Pada tahun 2013 dilaksanakan pemilihan kepala desa yang diikuti oleh empat calon, yaitu Bapak Darsito, Bapak Sodikin, Bapak Ratmono, dan Bapak Riyanto.
Bapak Sodikin memperoleh suara terbanyak dan terpilih sebagai Kepala Desa Bantarwuni untuk periode 2013–2019.
Pada masa kepemimpinannya, kegiatan pemerintahan desa dilaksanakan dalam beberapa bidang, yaitu:
1. Penyelenggaraan Pemerintahan Desa.
2. Pelaksanaan Pembangunan Desa.
3. Pembinaan Kemasyarakatan.
4. Pemberdayaan Masyarakat.
Kepemimpinan Bapak Dody Prastyadi, A.Md
Pemilihan kepala desa selanjutnya dilaksanakan pada 23 Juli 2019 dan diikuti oleh tiga calon, yaitu Bapak Sodikin, Bapak Dody Prastyadi, A.Md., dan Bapak Sucipto.
Bapak Dody Prastyadi, A.Md. terpilih sebagai Kepala Desa Bantarwuni dan dilantik pada 3 Agustus 2019 untuk periode 2019–2025.
Pada masa kepemimpinannya, kegiatan pemerintahan Desa Bantarwuni meliputi:
1. Penyelenggaraan Pemerintahan Desa.
2. Pelaksanaan Pembangunan Desa.
3. Pembinaan Kemasyarakatan.
4. Pemberdayaan Masyarakat.
5. Penanggulangan Bencana dan Mendesak Desa.
Pada tahun 2024, diterbitkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Perubahan tersebut mengamanatkan penambahan masa jabatan Kepala Desa dan keanggotaan BPD selama 2 tahun. Sehubungan dengan hal tersebut, Desa Bantarwuni melakukan penyesuaian dokumen RPJM Desa untuk menyesuaikan perencanaan pembangunan desa.
Demikian sejarah Desa Bantarwuni berdasarkan dokumen sejarah desa sampai dengan Juni 2025.
